Showing posts with label Hukum Islam. Show all posts
Showing posts with label Hukum Islam. Show all posts

30 October 2014

Kenapa Anjing itu haram disisi agama Islam

Baru-baru ini Malaysia dilanda pula dengan polimik yang melibatkan hukum haram halal dalam agama Islam. Agama Islam adalah agama persekutuan bagi negara ini. Semua rakyat negara ini sepatutnya memahami akan inspirasi Perlembagaan Persekutuan supaya tindakan mereka tidak menyentuh sensitiviti pelbagai kaum. Malangnya seorang Islam telah mengadakan program yang jelas-jelas tidak beretika dan tidak sensitif dengan kehendak agama.

Memang ada beberapa mazhab yang tidak melihat anjing sebagai najis, tetapi mazhab yang kita pegang di nusantara ini, iaitu mazhab syafie menekankan bahawa anjing itu adalah najis muhalazah, ada cara tertentu dalam mengendalikan haiwan ini.

Bagi saya, saya tidak mungkin akan memegang anjing jika tiada sebab yang mendesak seperti emrawat dia atau menyelamatkan dia. Jadi program yang cuba dilakukan ini mungkin ada niat baik tetapi caranya tidak kena sama sekali.

Di bawah adalah catatan rakan fb yang sangat berguna untuk dikongsi bersama.

Ternyata hal ini sudah diberitahukan pada kita sejak 1400 tahun yang lalu. Ilmuwan membuktikan Virus anjing itu sangat lembut dan kecil. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat Air liur anjing mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah.

Perhatikan kata Rasulullah berikut : Dari Abu Hurairah Rhadyallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam bersabda, sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah.

Dari Abu Hurairah Rhadyallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam bersabda, apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu tujuh kali. (HR. Muslim)

Bahaya Liur Anjing

Air liur anjing dari jenis apapun berbahaya bagi manusia. Persatuan Doktor Kesihatan Anak di Munich-Jerman, mengungkapkan bahawa air liur anjing mengandung berbagai kuman penyebab penyakit. Bakteria tersebut dapat masuk dan menyerang organ dalam manusia melalui sistem terbuka. Risiko penularan penyakit kian besar apabila terkena gigitan anjing. Siapa yang menjadikan anjing kecuali anjing penjaga ternak, atau anjing pemburu, atau anjing penjaga tanaman - nescaya berkuranglah satu qirath pahalanya setiap hari.

Bahaya anjing tidak hanya pada liurnya saja. Menurut peneliti dari Universiti Munich,menyatakan bahawa memelihara anjing meningkatkan riaiko kanser payudara. Peluang dan risiko mengidap kanser oleh kerana memelihara anjing jauh lebih besar dibanding memelihara peliharaan lain seperti kucing dan arnab. Sebanyak 79,7 % penderita kanser payudara ternyata sering bersama dengan anjing, di antaranya dengan memeluk, mencium, menggendong, memandikan dan semua aktiviti perawatan anjing. Hanya 4,4 % pesakit yang tidak memiliki haiwan peliharaan.

Mengapa Harus Dibersihkan Dengan Tanah

Tanah, menurut ilmu kedoktoran modern diketahui mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman, yakni: tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman. Eksperimen dan beberapa hipotesis menjelaskan bahawa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Anda juga bakal terkejut ketika mengetahui tanah kuburan orang yang meninggal karena sakit aneh dan keras yang anda kira terdapat banyak kuman kerana penyakitnya itu,ternyata para peneliti tidak menemukan bekas apapun dari kuman penyakit tersebut di dalam kandungan tanahnya.

Menurut Muhammad Kamil Abd Al Shamad, tanah mengandung unsur yang cukup kuat menghilangkan bibit-bibit penyakit dan kuman-kuman. Hal ini berdasarkan bahawa molekul-molekul yang terkandung di dalam tanah menyatu dengan kuman-kuman tersebut, sehingga mempermudah dalam proses sterilisasi kuman secara keseluruhan.Ini sebagaimana tanah juga mengandung materi-materi yang dapat mensterilkan bibit-bibit kuman tersebut. Para dokter mengemukakan, kekuatan tanah dalam menghentikan reaksi air liur anjing dan virus-virus di dalamnya lebih besar karena perbedaan dalam daya tekan pada wilayah antara cairan (air liur anjing) dan tanah. Dr. Al Isma’lawi Al-Muhajir mengatakan anjing dapat menularkan virus tocks characins, virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia.

Fakta Tentang Anjing Yang Tak Banyak Diketahui.

Dr. Ian Royt menemukan 180 sel telur ulat dalam satu gram bulunya, seperempat lainnya membawa 71 sel telur yang mengandung jentik-jentik kuman yang tumbuh berkembang, tiga di antaranya dapat matang yang cukup dengan menempelkannya pada kulit. Sel-sel telur ulat ini sangat lengket dengan panjang mencapai 1 mm. Data statistik di Amerika menunjukan bahawa terdapat 10 ribu orang yang terkena virus ulat tersebut, kebanyakan adalah kanak-kanak. Secara ilmiah, anjing dapat menularkan berbagai macam penyakit yang membahayakan karena ada ulat-ulat yang tumbuh berkembang biak dalam ususnya.

Para doktor menguatkan bahaya ulat ini dan racun air liur yang disebabkan oleh anjing. Biasanya penyakit ini berpindah pada manusia atau haiwan melalui air liur pembawa virus yang masuk pada bekas jilatannya atau pada luka yang terkena air liurnya. Ketika ulat-ulat ini sampai pada tubuh manusia, maka ia akan bersemayam di bahagian organ tubuh manusia iaitu paru-paru. Ulat yang bersemayam di paru-paru yang bertempat di hati dan beberapa organ tubuh bahagian dalam lainnya, mengakibatkan terbentuknya kantong yang penuh dengan cairan. Dari luar, kantong ini diliputi oleh dua lapisan dengan ukuran kantong sebesar bentuk kepala embrio. Penyakit tersebut berkembang dengan lambat. Ulat Echinococcosis dapat tumbuh berkembang di dalam kantong itu selama bertahun-tahun.

SUBHANALLAH….

Lebih dari 1400 tahun yang lalu Nabi Shallallahu 'Alaihi Wassalam telah menyarankan untuk tidak bersentuhan dengan anjing dan air liurnya dan telah memerintahkan untuk membasuhnya (jika terkena) dengan tujuh kali siraman yang salah satunya menggunakan tanah. Penelitian Ir. Soekarno Sayid Muhammad bin Alwi al-Maliki menjelaskan bahwa kajian ilmuan membuktikan bahawa, air liur anjing mengandung mikrobakteria sehingga jika objek yang terkena air liur anjing dicuci dengan sabun maka tidak menjamin bersih dari mikrobakteria tersebut. Untuk mematikan kuman tersebut, harus dengan cara ditaburi tanah atau debu yang dicampur dengan air. Cara ini terbukti berkesan berdasarkan kajian dan uni kaji makmal yang di masa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam tidak ada.

Suatu ketika, bekas Presiden Repulik Indonesia, Soekarno,pernah mengatakan bahawa pada zaman sekarang kita tidak perlu lagi menyamak atau membasuh tujuh kali yang di antaranya dicampur dengan debu apabila terkena najis kelas berat. Cukup menggunakan sabun. Pendapatnya ditentang oleh para ulama Indonesia pada waktu itu. Para ulama tersebut meminta Presiden untuk melakukan eksperimen membuktikan mana yang lebih relevan penggunaan sabun atau dengan debu.

Maka dilakukanlah eksperimen dengan sampel dua benda yang telah dijilat oleh anjing. Satu di antara dicuci menggunakan sabun dan yang satu lagi dibersihkan dengan debu. Hasil dari pengamatan mikroskop didapati bahawa, benda yang dibasuh dengan menggunakan sabun masih terlihat kuman dari hasil jilatan anjing. Sebaliknya, benda yang dibersihkan dengan debu sangat bersih dan terbebas dari kuman.

Walallahualam ....

Sumber: Rakan fb Akula Roy Wailons

14 February 2014

SEJARAH VALENTINE DAY, MAKSIAT BERBUNGKUS KASIH SAYANG

Ritual Upacara Lupercalia, cikal bakal Valentine Day
Oleh : Hj. Irena Handono

Meski nasihat-nasihat, imbauan-imbauan para ulama, ustadz-ustadzah tentang Valentine selalu didengungkan tiap bulan Pebruari, tapi ternyata masih banyak orang tua para remaja yang masih berpemahaman salah tentang Valentine’s Day. Valentine hanya dianggap sebagai budaya remaja modern saja. Padahal ada bahaya besar di balik Valentine yang siap menerkam para remaja. Ini yang tidak disadari para orang tua.

Tiap bulan Februari remaja yang notabene mengaku beragama Islam ikut-ikutan sibuk mempersiapkan perayaan Valentine. Walau banyak ustad-ustazah memperingatkan nilai-nilai akidah Kristen yang dikandung dalam peringatan tersebut, namun hal itu tidak terlalu dipusingkan mereka. "Aku ngerayain Valentine kan buat fun-fun aja...." begitu kata mereka.

Tanggal 14 Pebruari dikatakan sebagai ‘Hari Kasih Sayang’. Apa benar? Mari kita tilik sejarahnya.

Siapakah Valentine?

Tidak ada kejelasan, siapakah sesungguhnya yang bernama Valentine. Beragam kisah dan semuanya hanyalah dongeng tentang sosok Valentine ini. Tetapi setidaknya ada tiga dongeng yang umum tentang siapa Valentine.

Pertama, St Valentine adalah seorang pemuda bernama Valentino yang kematiannya pada 14 Pebruari 269 M karena eksekusi oleh Raja Romawi, Claudius II (265-270). Eksekusi yang didapatnya ini karena perbuatannya yang menentang ketetapan raja, memimpin gerakan yang menolak wajib militer dan menikahkan pasangan muda-mudi, yang hal tersebut justru dilarang. Karena pada saat itu aturan yang ditetapkan adalah boleh menikah jika sudah mengikuti wajib militer.

Kedua, Valentine seorang pastor di Roma yang berani menentang Raja Claudius II dengan menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan dan menolak menyembah dewa-dewa Romawi. Ia kemudian meninggal karena dibunuh dan oleh gereja dianggap sebagai orang suci.

Ketiga, seorang yang meninggal dan dianggap sebagai martir, terjadi di Afrika di sebuah provinsi Romawi. Meninggal pada pertengahan abad ke-3 Masehi. Dia juga bernama Valentine.

Ucapan ”Be My Valentine”

Ken Sweiger dalam artikel “Should Biblical Christians Observe It?” mengatakan kata “Valentine” berasal dari Latin yang berarti : “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak, -tulis Ken Sweiger- jika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan (karena memintanya menjadi “Sang Maha Kuasa”) dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Dalam Islam hal ini disebut syirik, artinya menyekutukan Allah Subhannahu wa Ta’ala. Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod “the hunter” dewa Matahari. Disebut Tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri!

Tradisi penyembah berhala

Sebelum masa kekristenan, masyarakat Yunani dan Romawi beragama pagan yakni menyembah banyak Tuhan atau Paganis-polytheisme. Mereka memiliki perayaan/pesta yang dilakukan pada pertengahan bulan Pebruari yang sudah menjadi tradisi budaya mereka. Dan gereja menyebut mereka sebagai kaum kafir.

Di zaman Athena Kuno, tersebut disebut sebagai bulan GAMELION. Yakni masa menikahnya ZEUS dan HERA. Sedangkan di zaman Romawi Kuno, disebut hari raya LUPERCALIA sebagai peringatan terhadap Dewa LUPERCUS, dewa kesuburan yang digambarkan setengah telanjang dengan pakaian dari kulit domba.

Perayaan ini berlangsung dari 13 hingga 18 Pebruari, yang berpuncak pada tanggal 15. Dua hari pertama (13-14 Februari) dipersembahkan untuk Dewi Cinta (Queen of Feverish Love) Juno Februata. Di masa ini ada kebiasaan yang digandrungi yang disebut sebagai Love Lottery/Lotre pasangan, di mana para wanita muda memasukkan nama mereka dalam sebuah bejana kemudian para pria mengambil satu nama dalam bejana tersebut yang kemudian menjadi kekasihnya selama festival berlangsung. Seiring dengan invasi tentara Roma, tradisi ini menyebar dengan cepat ke hampir seluruh Eropa.

Hal ini menjadi penyebab sulitnya penyebaran agama Kristen yang saat itu tergolong sebagai agama baru di Eropa. Sehingga untuk menarik jemaat masuk ke Gereja maka diadopsilah perayaan kafir pagan ini dengan memberi kemasan kekristenan. Maka Paus Gelasius I pada tahun 469 M mengubah upacara Roma Kuno Lupercalia ini menjadi Saint Valentine's Day.

Ini adalah upaya Gelasius menyebarkan agama kristen melalui budaya setempat. Menggantikan posisi dewa-dewa pagan dan mengambil St Valentine sebagai sosok suci lambang cinta. Ini adalah bentuk sinkretisme agama, mencampuradukkan budaya pagan dalam tradisi Kristen. Dan akhirnya diresmikanlah Hari Valentine oleh Paus Gelasius pada 14 Pebruari di tahun 498.

Bagaimanapun juga lebih mudah mengubah keyakinan masyarakat setempat jika mereka dibiarkan merayakan perayaan di hari yang sama hanya saja diubah ideologinya. Umat Kristen meyakini St Valentino sebagai pejuang cinta kasih. Melalui kelihaian misionaris, Valentine’s Day dimasyarakatkan secara internasional.

Jelas sudah, Hari Valentine sesungguhnya berasal dari tradisi masyarakat di zaman Romawi Kuno, masyarakat kafir yang menyembah banyak Tuhan juga berhala. Dan hingga kini Gereja Katholik sendiri tidak bisa menyepakati siapa sesungguhnya St Valentine. Meskipun demikian perayaan ini juga dirayakan secara resmi di Gereja Whitefriar Street Carmelite di Dublin-Irlandia.

Valentin di Indonesia

Valentine’s Day disebut ‘Hari Kasih Sayang’, disimbolkan dengan kata ‘LOVE’. Padahal kalau kita mau jeli, kata ‘kasih sayang’ dalam bahasa inggris bukan ‘love’ tetapi ‘Affection’. Tapi mengapa di negeri-negeri muslim seperti Indonesia dan Malaysia, menggunakan istilah Hari Kasih Sayang. Ini penyesatan.

Makna ‘love’ sesungguhnya adalah sebagaimana sejarah GAMELION dan LUPERCALIA pada masa masyarakat penyembah berhala, yakni sebuah ritual seks/perkawinan. Jadi Valentine’s Day memang tidak memperingati kasih sayang tapi memperingati love/cinta dalam arti seks. Atau dengan bahasa lain, Valentine’s Day adalah HARI SEKS BEBAS.

Dan pada kenyataannya tradisi seks bebas inilah yang berkembang saat ini di Indonesia. Padahal di Eropa sendiri tradisi ini mulai ditinggalkan. Maka, semua ini adalah upaya pendangkalan akidah generasi muda Islam.

Inilah yang dikatakan Samuel Zweimer dalam konferensi gereja di Quds (1935): “Misi utama kita bukan menghancurkan kaum Muslim. Sebagai seorang Kristen tujuan kalian adalah mempersiapkan generasi baru yang jauh dari Islam, generasi yang sesuai dengan kehendak kaum penjajah, generasi malas yang hanya mengejar kepuasan hawa nafsu”.

27 February 2013

Menutup Aurat Itu Wajib

Cerita mengenai aurat dalam Islam adalah ditujukan kepada wanita Islam, kerana dengan mengenakan pakaian yang menutup aurat maka seseorang wanita itu mudah dikenali dan lebih dihormati. Saya teringat akan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh At-Tarmizi yang bermaksud "perempuan itu adalah aurat. Maka apabila ia keluar, mendongaklah syaitan memandang dia". Wah jika begitu bagaimana wanita Islam zaman ini melakukan aktiviti mereka terutamanya aktiviti yang wajib dilaksanakan seperti mencari rezeki dan sebagainya. Adakah hadis ini menyekat pergerakan wanita Islam?.

Sudah tentu tidak!!! sekiranya wanita itu memelihara auratnya dengan sempurna maka dia menyekat daripada syaitan mendongak semasa dia keluar rumah. Syaitan akan mendongak apabila keadaan seorang wanita yang keluar rumah dalam keadaan mendedahkan aurat. Disebabkan aurat tidak dijaga dengan sempurna itulah penyebabnya wanita dikejami dengan pelbagai perlakuan seperti dicabuli, dirogol dan akhirnya dibunuh. Jika pun wanita terselamat dari perlakuan yang saya nyatakan di atas ada musibah lain yang tidak terjangkau oleh pengetahuan kita sebagai manusia apabila semasa wanita berada di luar rumah  berlakunya kemalangan atau apa sahaja yang menyebabkan kematian, maka kematian wanita itu berlaku semasa dia berada di dalam keadaan menderhaka kepada Allah.

Semasa peristiwa Israk dan Mikraj Allah telah menunjukkan kepada Rasulallah saw pelbagai seksaan yang dikenakan kepada wanita, semua ini adalah sebagai amaran dan pengajaran. Malahan seksaan itu bukan sahaja diterima oleh wanita berkenaan tetapi juga oleh suami atau bapa mereka.

Sabda Rasulullah s.a.w. "Perempuan-perempuan yang memakai pakaian tetapi masih seperti telanjang (dedah aurat) sehingga memalingkan pandangan lelaki ajnabi atas mereka, kepala mereka seperti bonggol unta Khurasan dan tidak akan masuk syurga dan tidak akan mencium baunya pun" (riwayat Muslim).

Apa yang berlaku di sekeliling kita sekarang ini? kita dapati ramai wanita yang menutup aurat tetapi masih tidak menjaga perlakuan dan bergaul bebas antara lelaki dan perempuan. Di Malaysia kini seperti satu fenomena di mana kebanyakan wanita Islam mengenakan tudung dan kelihatan seperti fesyen sahaja tanpa mengetahui sebab memakainya. Silap-silap hari bulan mereka boleh digolongkan sebagai manusia yang mempersenda-sendakan syariat Allah. Bagi wanita yang ikhlas, dan benar-benar menutup aurat kerana perintah Allah, dia akan menjaga pandangan, pergaulan, lisan serta adab sebagai wanita beriman, jika tidak tidak ada bezanya mereka dengan wanita yang tidak menutup aurat.

Akhirnya hayatilah sebuah hadis Rasulullah ketika baginda dalam Israk dan Mikraj yang berbunyi "Aku menjenguk ke dalam neraka, maka kulihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita, yang demikian disebabkan oleh kerana kurang taat kepada Allah dan Rasulullah dan suami mereka dan kerana banyak bertabarruj dedah aurat dan berhias-hias".

Bapa-bapa atau suami-suami kelihatan taat solat, dengar kuliah, bersedekah, buat haji, buat umrah, puasa sunat selain yang wajib, tetapi redha melihat isteri atau anak-anak perempuan dedah aurat, bersalam dengan lelaki ajnabi atau bergaul bebas. Ketahuilah bapa atau suami begitu belum layak untuk masuk syurga malah untuk mencium syurga Allah pun tidak layak kerana menolak rukun iman. Sama-samalah kita insaf bagi mencapai keredhaan Allah.

Walallahualam.....

29 December 2011

Hukum Mewarnakan Rambut & Uban

Ulama telah bersepakat mengharuskan mencelup warna rambut dari warna hitam ke warna lain seperti merah dll, samada dengan inai dan apa jua pewarna yang dibenarkan syarak. (Rujuk Al-Fatawa al-Hindiyyah, jld 5,ms 359 ; Al-Istizkar, Ibn Abd Al-Barr , jld 27, ms 85 ; Mughni al-Muhtaj, As-Syabini, jld 1, ms 191 ; Kassyaf al-Qina’, Al-Bahuti, jld 1, ms 77)

Mereka semua berdalilkan dengan hadith-hadith riwayat An-Nasaie, At-Tirmidzi, Ahmad, dan Muslim. Hampir kesemuanya mempunyai sanad hasan dan shohih dengan perawi yang thiqah. Demikian menurut Imam Al-Haithami dalam kitabnya Majma’ az-Zawaid dan Imam As-Syawkani dalam Naylul Awtar.Bagaimanapun ia diikat dengan syarat berikut :-

1- Pewarna tersebut bukannya jenis yang kekal, jika tidak ia dikira mengubah ciptaan Allah SWT yang diharamkan.

2- Menggunakan pewarna yang suci dan halal.

3- Tidak mengakibatkan mudarat terhdp kesihatan individu. Seperti Kanser, kekeringan rambut dan merapuhkannya, atau allergi ataupun mudasrat terhdp janin dll akibat bahan kimia pewarna tadi.

4- Memutihkan rambut iaiatu dengan mengikis warna hitamnya dengan tujuan utk menghasilkan warna baru rambut yang lebih cantik, adalah makruh. kerana ia menukar ciptaan asal Allah.

HUKUM MENCELUP UBAN PUTIH KE HITAM

Ulama telah berbeza pandangan dalam hal ini seperti berikut :-

1. Makruh

Ia adalah pandangan Mazhab Maliki, Abu Hanifah, sebahagian ulama Syafie seperti Imam Ghazali, Al-Baghawi.Tetapi kiranya ia dibuat untuk tujuan menakutkan musuh di dalam peperangan ia adalah HARUS.Dalil mereka :

a) Sabda Nabi SAW : “Tukarlah ia (warna rambut, janggut & misai ) dan jauhilah dari warna hitam” (Shohih Muslim)

b) Berkata Ibn Umar ra : “Kekuningan pewarna para mukmin, kemerahan pewarna para Muslimin, Hitam pewarna puak Kuffar” (Riwayat At-Tobrani, Al-Haithami)c) Nabi SAW bersabda : “Barangsiapa yang mewarnakan rambutnya dengan warna hitam, nescaya Allah akan menghitamkan wajahnya di akhirat kelak” (Al-Haithami, bagaimanapun Ibn Hajar berkata seorg perawinya agak lemah, bagaimanapun rawi tersebut diterima oleh Imam Yahya Mai’en dan Imam Ahmad)d) Dalil aqal, ia dikira suatu penipuan.

2. Haram

Ia adalah pandangan Mahzab Syafie. Dikecualikan kiranya utk jihad. Mereka berdalil dengan dalil kumpulan pertama tadi.3. Harus tanpa Makruh Ia adalah pandangan Imam Abu Yusof dan Ibn Sirin. Dalil mereka :

a) Sabda Nabi SAW : “Sebaik-baik pewarna yang kamu gunakan adalah warna hitam ini, ia lebih digemari oleh isteri2 kamu, dan lebih dpt menakutkan musuh” (Riwayat Ibn Majah, bagaimanapun ia adalah hadith Dhoif)

b) Diriwayatakan bhw sahabat dan tabi’ein ramai juga yang mewarnakan rambut mrk dengan warna hitam. Antara Sa’ad, ‘Uqbah bin ‘Amir, Az-Zuhri dan diakui oleh Hasan Al-Basri. (Lihat Fath al-Bari, Majma’ az-Zawaid dan Tahzib al-Athar oleh At-Tabari)

Suka disebutkan di sini setiap mazhab mempunyai dalil masing-masing yang tidak dpt disebutkan kesemuanya di sini, demi meringkaskan tulisan ini.

Kesimpulan Hukum

Akibat terdapat zahir hadith dan athar yang bertembung antara satu sama lain, maka fuqaha mengambil jalan membuat takwilan bagi menggabungkan hadith-hadith ini. Ia seperti berikut:

a) Hadith larangan adalah menujukan kepada larangan penipuan umur yang tua akibat tua dan uban maka dihitamkan bagi kelihatan lebih muda. Tidak kira dari kalangn lelaki mahupun perempuan. Ia dilarang oleh Islam.

b) Adapun hadith yang mengharuskan adalah dalam keadaan dan sebab2 yang diiktiraf oleh syarak, seperti perang bagi menakutkan musuh, ataupun ia tidak mengandungi unsur penipuan, seperti merawat penyakit dll.

Sumber: http://www.zaharuddin.net/

25 December 2011

Hukum Mengucapkan “Merry Christmas”

Hari Natal disambut sempena kelahiran Jesus sebagai anak Allah. Keyakinan ini amat bertentang dengan Islam sebab Allah tidak memiliki anak. Allah menegaskan: “Dia tiada beranak dan Dia pula tidak diperanakkan” [Surah al-Ikhlas, ayat 3] Apabila seorang muslim mengucapkan “Selamat Hari Natal”, bererti dia mengucapkan “Selamat menyambut kelahiran anak Allah”. Apabila seorang muslim menghadiri perayaan Hari Natal, bererti dia sama-sama meraikan hari kelahiran anak Allah.

Semua ini bertentangan dengan sikap seorang muslim yang sepatutnya: “Hendaklah kamu bertolong-tolongan untuk membuat kebajikan dan bertakwa dan janganlah kamu bertolong-tolongan pada melakukan dosa (maksiat) dan pencerobohan.” [Surah al-Maidah, ayat 2] Justeru kita sepatutnya bertolong-tolongan menjemput mereka ke agama Islam, bukan bertolong-tolongan meraikan hari kebesaran mereka yang mencerobohi dasar Islam, hingga akhirnya mereka terasa pengiktirafan kita ke atas agama mereka.

Semua ini bukan bererti memecah-belahkan rakyat Malaysia. Ini kerana persatuan dicapai dengan masing-masing penganut agama bebas mengamalkan agama mereka, bukan dengan masing-masing penganut meraikan sesuatu yang bertentang dengan agama mereka.

Walallahualam

Artikel dari Islam itu Indah.